Jurus marketing ‘narkoba’ a la Tung Desem Waringin

Posted: November 22, 2007 in motivasi

 2332.jpg

Jurus marketing ‘narkoba’ a la Tung Desem Waringin

Oleh: Mia Chitra Dinisari 

Kerasnya hidup, tak melulu mengantarkan seseorang pada kesengsaraan. Karena kerasnya hidup pun kerap menjadi pemicu kesuksesan seseorang. Hal itulah yang dialami motivator nomor satu Indonesia Tung Desem Waringin. Dengan mengenakan kemeja kotak-kotak lengan pendek, dipadu dengan celana pendek, Tung yang ditemui Bisnis Uang usai sarapan dengan keluarganya, bercerita tentang kesuksesannya yang cukup fenomenal itu. Berawal dari kesulitan hidup yang terus menderanya, Tung mampu bertahan dalam kondisi sesulit apapun. Prinsip hidup yang terus dipegang pria kelahiran Solo, 22 Desember 1967 ini, adalah mencari nikmat dan menghindari sengsara dalam hidup. “Pada dasarnya, semua orang berusaha mencari nikmat, dan menjauhi sengsara,” tandas pria yang selalu terlihat ramah ini, tentang filosofi hidupnya. Kelemahan selalu dijadikannya sebagai kelebihannya. Selepas SMU, Tung diterima di Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, di Fakultas Ekonomi, jurusan Studi Pembangunan. Merasa salah jurusan, lalu ia mendaftar ke Fakultas Hukum (FH) UNS jurusan Hukum Perdata. Meskipun hares berkutat di dua fakultas sekaligus, namun Tung tetap meraih sukses baik dari segi akademis, hingga meraih juara tenis meja dan juara panco. ‘Montir’ dadakan Lulus kuliah, Tung yang sempat menjadi salesman emas toko sang kakak, mulai kelimpungan mencari pekerjaan. Akhirnya pada 1992 menjadi akhir penantiannya sebagai pengangguran, ketika ia diterima di Bank BCA. Di perusahaan ini, ia bagaikan ‘montir’ bagi anak cabangnya yang tengah kolaps. Tak kurang dari beberapa cabang perusahaan yang ‘rusak’ berhasil diperbaikinya. Hasilnya, Surabaya memperoleh hasil audit terbaik di seluruh Indonesia, dari nomor 20 menjadi nomor satu. “Selain Surabaya, beberapa cabang juga berhasil saya perbaiki manajemennya,” cerita suami dari Suryani Untoro ini tentang profesinya sebagai montir dadakan itu. Meskipun dianggap sukses di perusahaan ini, namun Tung mulai merasa kehilangan sesuatu. Ketika sang ayah harus menjalani pengobatan di Mount Elisabeth Singapura, gaji Tung dalam sebulan, ternyata tak mampu menutupi biaya pengobatan ayahnya dalam satu hari. Saat inilah ia mulai merasakan kegundahan hatinya. Dengan tekadnya yang bulat, Tung mengundurkan diri dari BCA, dan beralih sebagai senior vice president marketing di LippoShop. Namun tak bertahan lama, is kembali mengundurkan dirii dari perusahaan tersebut. Berbekal hasil bacaannya sewaktu menunggui sang ayah selama menjalani masa perawatan, Tung mulai tertarik pada dunia marketing. Kekagumannya pada master marketing dunia Anthony Robbins membuatnya nekat mengikuti seminar Anthony Robbins di Singapura, yang biayanya sebesar US$ 10.000. Sukses menjadi salah satu murid terbaik Anthony Robbins sekaligus terpilih sebagai Exclusive Indonesia Anthony Robbins Authorized Consultant, Tung mulai haus akan ilmu marketing. Ia pun mulai berguru pada banyak ahli marketing seperti Robert G. Allen, pakar marketing terkemuka dunia, dan Robert T Kiyosaki yang juga sahabatnya itu memberikannya gelar sebagai Exclusive Indonesia Robert T. Kiyosaki Authorized Consultant. Jurus’narkoba’ Sukses teru diraih ayah dari Tung Waldo Kamajaya (7), Tung Alta Kania (4), dan Tung Tiago Masimo (6 bulan). Jurus marketing ‘narkoba’ adalah kunci kesuksesan pria yang memiliki nilai hidup bijaksana, sehat, kaya, keluarga, dan ceria ini. Loh koq? “Yah ibarat narkoba, awalnya kita kasih gratis, selanjutnya mereka akan ketagihan, dan akhirnya produk kita akan laku,” tawa pria yang saat ini menjadi pengasuh acara Smart Wealth di radio Smart FM ini. Selain jurus narkoba tadi, Tung juga selalu menerapkan sistem street marketing dalam kehidupan bisnisnya. Buktinya? Buku Financial Revolution yang diterbitkannya, mampu meraih penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) karena berhasil terjual 10 ribu kopi hanya dalam sepuluh hari saja. Banyak teori marketing yang sangat bagus namun jarang sukses, karena mereka kerap melupakan sistem street marketing ini, kata Tung. “Karena umumnya, teori bisa berbalik sangat jauh dengan praktik di lapangan,” urai Tung. Kekuatan tentukan segalanya Pernahkah sukses mengalami kondisi stuck dalam hidupnya? Sering! Namun, saat ia sedang tak mood, maka satu hal yang selalu dilakukannya adalah dengan merusak pola emosi, dan juga pola gerak tubuhnya. “Kalau emosi kita sedang tak stabil kita harus menciptakan pola gembira,” tutur Tung sembari mengajak kami mempraktikkan salah satu pola gerak yang bisa merusak emosi. Karena kemampuan tersebut, maka Tung juga bukan hanya dikenal sebagai si sales magic, namun juga orang yang bisa membantu kesuksesan seseorang dari segi psikologis. “Banyak juga orang yang saya sembuhkan dari phobia-phobia. Seperti takut ketinggian, takut naik pesawat dan phobia lainnya,” cerita Tung lagi. Kekuatannya tersebut, menurut pria yang selalu menciptakan seminar bahagia ini, muncul dari kekuatan kata-kata yang terus diucapkannya. “Pada dasarnya, semua muncul karena kekuatan kata-kata,” ujarnya. Ia menjelaskan bahwa jika setiap kali kita mengucapkan kata bodoh pada seseorang, maka lambat laun orang itu akan menjadi bodoh. “Begitu juga kalau kita mengucapkan kata-kata pintar pada orang itu,” tutup pria yang telah mengajarkan dunia bisnis dan keuangan sejak dini pada anak-anaknya itu. (*)  Sumber: tabloid bisnis uang 

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s